Development Justice

Aksi! for gender social and ecological justice berdiri atas inisiatif 6 feminis Indonesia pada April 2012. Mereka adalah Anita, Marhaini Nasution, Risma Umar, Titi Soentoro, Wahida Rustam (alm), dan Wardarina. Organisasi ini secara aktif terlibat dalam perdebatan dan diskursus mengenai pembangunan, lingkungan, dan perubahan iklim untuk memastikan perlindungan hak-hak perempuan dan hak-hak masyarakat terkena dampak, dan mendukung aksi-aksi perempuan akar rumput untuk mencapai keadilan gender, sosial, dan ekologis. 

Jebakan Megaproyek sebagai solusi perubahan iklim

Proyek energi berkelanjutan baik? Geothermal, monokultur sawit, kebun angin, pembangkit listrik tenaga surya itu bersih? Coba cek lagi, deh.
Solusi palsu untuk perubahan iklim berwujud megaproyek seringkali jadi jebakan. Manis di kertas, pahit di kenyataan.

 

 

View this post on Instagram

A post shared by Aksi! for justice (@official.aksiforjustice)